Selasa, 22 Mei 2012

Tata Cara Bertamu dan Menerima Tamu

Tata Cara Bertamu:

1.      Meminta ijin untuk masuk rumah. Islam mengajarkan bahwa batasan ijin –mengucapkan salam dan mengetuk pintu– adalah tiga kali. Meski ada tanda-tanda tuan rumah ada di rumah, jika setelah tiga kali tidak ada jawaban, hendaknya kita pulang.
      2.      Tidak boleh dilakukan oleh seorang tamu saat meminta ijin adalah dilarang mengintip, atau melongok-longok melalui lubang pintu atau jendela.
      3.      Jika ditanya siapa oleh tuan rumah, jawablah dengan nama atau julukan yang ia mengenalnya.
      4.      Memilih waktu yang tepat untuk bertamu. Sebaiknya kita tidak bertamu pada waktu-waktu makan, istirahat, atau jika waktu sudah larut malam, karena akan mengganggu kenyamanan tuan rumah.
       5.      Saat dijamu, diberi pilihan menu, hendaknya kita memilih yang paling ringan. Dan apapun hidangan yang disajikan, kita harus menampakkan kegembiraan. Tak perlu memuji, tapi juga jangan sampai mencela atau membanding-bandingkan hingga menyakiti. Dan jangan lupa mendoakan agar hidangan yang disajikan diberi keberkahan dengan membaca

Tata Cara Menerima Tamu:
1.      Menerima tamu dengan wajah yang cerah. Selain merupakan sedekah, senyum dan  wajah yang cerah adalah suguhan terbaik bagi tamu. Jauh lebih baik dari minuman manis yang disajikan dengan muka masam.
      2.      Menggunakan tutur kata yang santun. Tutur kata yang sopan akan membuat tamu merasa   segan. Membuat tamu akan semakin merasa dihargai dan dihormati.
       3.      Memberikan sajian yang baik. Bisa jadi sajian yang kita anggap biasa-biasa saja justru menjadi sebab terbukanya pintu berkah.
      4.      Menyegerakan hidangan untuk tamu. Siapapun tamu yang datang, sesederhana apapun hidangan yang kita punya, menyegerakan menghidangkan kepada tamu adalah keutamaan memuliakan tamu.
        5.      Ruang tamu yang rapi.
       6.      Tidak tergesa-gesa mengangkat makanan sebelum benar-benar selesai.
      7.      Menjaga anak-anak agar tidak mengganggu. Terutama yang memiliki anak kecil di rumah, pasti sering merasakan hal seperti ini.
       8.      Mengiringi kepulangan tamu hingga ke pintu. Sebagai bentuk memuliakan tamu agar mereka memiliki kesan yang baik terhadap tuan rumah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar